Tugas 10 galuh panca rangkaian register
Rangkaian register
Register adalah rangkaian logika yang digunakan untuk menyimpan data. Dengan kata lain, register adalah rangkaian yang tersusun dari satu atau beberapa flipflop yang digabungkan menjadi satu. Flipflop disebut juga sebagai register 1 bit. Jadi Jumlah flip-flop yang digunakan bergantung pada banyaknya bit dari informasi yang akan disimpan atau diproses. Sebagai contoh register yang terdapat pada komputer digital (mini computer) biasanya terdiri dari 16 bit.
Register pada peralatan komputer berfungsi melakukan operasi aritmatik, menyimpan perintah-perintah dan mentrasnfer data dari satu bagian ke bagian lainnya. Pada peralatan ukur digital, register berfungsi menyimpan data yang akan ditampilkan sehingga counter bisa melanjutkan tugasnya tanpa kehilangan informasi sebelumnya. Dengan register dapat mengirim data dari suatu unit ke unit lain.
register dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu :
Storage register
Storage register berfungsi untuk menyimpan informasi untuk sementara waktu. Untuk menyimpan data pada register, dapat dilakukan dengan dua cara :
1. Disimpan secara sejajar (Parallel In) :
Pada cara ini semua bagian register atau masing-masing flip-flop di isi (dipicu) pada saat yang bersamaan.
2. Disimpan secara seri (Serial In) :
Pada cara ini, data dimasukkan bit demi bit mulai dari flip-flop yang paling ujung (dapat dari kiri atau dari kanan), dan digeser sampai semuanya terisi. Bila data digeser dari kanan ke kiri disebut Register geser kiri (Shift Left Register), sebaliknya bila data digeser dari kiri kekanan disebut Register geser kanan (Shift Right Register).
Shift register
Shift register berfungsi untuk memproses informasi. Menurut cara masuk dan keluarnya informasi, Register dibentuk dari beberapa buah flip-flop yang mampu menyimpan informasi dalam bilangan biner (0 atau 1). Setiap bit informasi akan diwakili oleh satu buah flip flop atau bistabil multivibrator ( D flip-flop atau JK flip-flop). Dengan menghubungkan flip-flop sedemikian rupa dapat membuat informasi bisa dimasukkan untuk disimpan sementara dan bisa dikeluarkan juga sebagaimana diperlukan. Register yang bisa melakukan fungsi tersebut adalah dengan shift register. Shift register dapat dibedakan menjadi empat macam yaitu:
1. Serial paralel shift register
2. Serial serial shift register
3. Paralel serial shift register
4. Paralel paralel shift register
Pada serial paralel shift register, informasi biner yang berbentuk seri dimasukkan dan disimpan dalam bentuk paralel secara bertahap bit per bit. Jika kita ingin menyimpan informasi 4 bit, maka diperlukan 4 pulsa clock yang dimasukkan satu persatu sesuai dengan urutan bit yang akan disimpan.
Selain dengan JK flip-flop rangkaian serial paralel shift register juga dapat dibangun dari D flip-flop.
Pembagian Register
Seperti pada penyimpanan data, untuk mengeluarkan data juga dapat dilakukan dengan dua cara : Dikeluarkan secara sejajar (Parallel Out) dan Dikeluarkan secara seri (Serial Out)
Sehingga Register dapat dibagi atas:
1. Parallel In – Parallel Out (PIPO)
2. Serial In – Serial Out (SISO)
Saat sinyal clock diberikan pertama kali, data dari Si masuk ke flip-flop A, pada saat clock kedua, data dari flip-flop A masuk ke flip- flop B, demikian seterusnya, sampai keluar ke SO. Jadi pada register SISO untuk membaca data pertama kali dibutuhkan jumlah clock yang sama banyak dengan jumlah flip-flop yang ada pada register (dalam hal ini adalah empat).
3. Parallel In – Serial Out (PISO)
Register akan berjalan jika sinyal clock diberikan logika 1 dan Input A serta Write Enable Diberikan Logika 1 juga. Jadi Flip Flop akan melakukan register data jika ia melihat Clock, Input A, dan Write Enable pada posisi logika 1.
4. Serial In – Parallel Out (SIPO)
Jika sinyal clock diberikan pertama kali dan SIN (Serial Input) diberikan logika 1 maka sinyal yang keluar akan menjadi hasil output Q3 dan sekaligus menjadi input flip flop yang kedua, begitu seterusnya.
Pilihan ganda
1. Ada berapa macam shift register...
A. 7
(B.) 4
C. 2
D. 9
2. Pada D Flip-Flop, apabila input D dan pulsa clock = 1, maka output Q adalah…
A. 11
(B.) 1
C. 3
D. 0
3. Untuk merancang register dapat digunakan flip-flop jenis berikut,kecuali…
A. RS-FF
(B.) T-FF
C. JK-FF
D. D-FF
4. yang bukan merupakan jenis-jenis Flip-Flop adalah...
A. JK Flip-Flop
B. D Flip-Flop
C. CRS Flip-Flop
(D.) CT Flip-Flop
5. Untuk menyimpan data pada register, dapat dilakukan dengan dua cara yaitu...
A. Disimpan secara lurus
B. Disimpan secara sejajar
(C.) Jawaban B dan D benar
D. Disimpan secara seri
6. Fungsi rangkaian Flip-Flop yang utama adalah…
A. Untuk rangkaian left register
(B.) Sebagai memori (menyimpan informasi) 1 bit atau suatu sel penyimpanan 1 bit
C. Menyambung satu sama lain
D. Rangkaian arus utama
7. Register dibentuk dari beberapa buah flip-flop yang mampu menyimpan informasi dalam bilangan adalah...
(A.) Biner 0 atau 1
B. Biner 1 atau 0
C. Desimal
D. Hexadesimal
8. Flip-Flop yang hanya terdiri sebuah input,yaitu D yang sepasang output nilainya berlawanan,yaitu Q dan Q adalah…
A. RS-FF
B. JK-FF
(C.) D-FF
D. T-FF
9. Jika kita ingin menyimpan informasi 4 bit, maka seharusnya diperlukan berapa pulsa clock adalah...
A. 9
B. 1
C. 6
(D.) 4
10. register yang terdapat pada komputer digital biasanya terdiri dari berapa bit..
A. 32 bit
B. 8 bit
(C.) 16 bit
D. 64 bit




Komentar
Posting Komentar